RENANG

Perlombaan renang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang berenang dengan memakai gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkangaya trudgen di lomba-lomba renang setelah meniru renanggaya bebas suku Indian. Akibat ketidaksukaan orang Inggris terhadap gerakan renang yang memercikkan air ke sana ke mari, Trudgen mengganti gerakan kaki gaya bebas yang melecut ke atas dan ke bawah menjadi gerakan kaki gunting seperti renang gaya samping.
Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan sejak Olimpiade Athena 1896. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas.Federasi Renang Internasional dibentuk pada 1908Gaya kupu-kupu pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum dianggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.
Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Oost Java Zwembond) didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.[1]
Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stammencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung. Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda di Olimpiade Berlin 1936. Persatuan Berenang Seluruh Indonesia didirikan 21 Maret1951, dan sebagai anggota Federasi Renang Internasional sejak tahun berikutnya. Perenang Indonesia ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952.

1. GAYA BEBAS
   
     A.  Pengertian Renang Gaya Bebas

Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Gaya bebas adalah gaya berenang yang paling cepat dibandingkan gaya-gaya yang lainnya.


     B.   Teknik-Teknik Renang Gaya Bebas
1.     Teknik Pergerakan Tangan
a.   Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan agak berdekatan, tetapi tidak perlu menempel)
b.   Kemudian tarik tangan kiri ke bawah, terus ditarik sampai ke belakang.
c.   Kemudian angkat tangan kiri keluar dari permukaan air dan ayunkan tangan kiri tersebut sejauh mungkin ke depan (ketika tangan di atas permukaan air, siku tangan kiri agak ditekuk di dekat telinga. Kemudian diluruskan kembali dan diayunkan sejauh mungkin ke depan masuk ke permukaan air).
d.   Pada waktu tangan kiri diangkat keluar dari permukaan air, langsung gerakkan dan tarik tangan kanan ke bawah sampai ke belakang -sama dengan gerakan tangan kiri pada langkah b.
e.    Kemudian angkat tangan kanan keluar dari permukaan air dan ayunkan tangan kanan tersebut sejauh mungkin ke depan (ketika tangan di atas permukaan air, siku tangan kanan agak ditekuk di dekat telinga. Kemudian diluruskan kembali dan diayunkan sejauh mungkin ke depan masuk ke permukaan air)-sama dengan gerakan tangan kiri pada langkah c. Ulangi langkah b – e di atas.

2.    Teknik Pergerakkan Kaki
Gerakan kaki pada renang gaya bebas berperan sebagai tenaga pendorong dan terutama sebagai stabilisator dan pengatur keseimbangan. Latihan gerakan kaki biasanya di lakukan di kolam dangkal. Teknik gerakan kaki pada renang gaya bebas adalah :
a.   Sikap permulaan. Kedua lengan bertumpu pada lantai kolam tegak lurus dengan tubuh, jari jari tangan menunjuk ke depan.kedua tangan berpegangan pada tepi kolam. Tubuh dan kedua kaki lurus ke belakang rata dengan permukaan air.kepala atau muka menghadap ke depan.
b.    Gerakannya :
  Gerakan di mulai dari panggul dan berakhir dengan gerakan kibasan pergelangan kaki.
  Gerakan kaki yang ke bawah di lakukan dengan agak kuat,terutama gerakan pergelangan kaki. Jarak antara ujung kaki yang ke atsa dan yang ke bawah kira kira 25 – 40 cm.
c.    Prinsip Gerakan Kaki Pada Renang Gaya Bebas :
  Gerakan kaki di lakukan dengan naik turun pada bidang yang vertical, bergantian antara kaki kanan dan kaki kiri.
  Gerakan di mulai dari paha, dan pada gerakan menendang tertekuk pada lutut, untuk kemudian di luruskan pada akhir tendangan.
  Pada saat tendangan dilakukan,telapak kaki bergerak, kaki keadaan lurus dan keadaan bengkok pada akhir tendangan.
  Gerakan kaki ke atas di lakukan dengan sikap yang lurus.
  Kekuatan gerakan yaitu tendangan ke bawah di lakukan dengan keras, sedangkan pada waktu kakai ke atas di alkukan dengan agak pelan.
3.    Teknik Bernafas Renang Gaya Bebas
Mengambil (menghirup) nafas dalam gaya bebas kita lakukan semenjak 2/3 kayuhan tangan kita, dan kita akhiri pada saat tangan kita kembali masuk kedalam air.
Kita ambil contoh mengambil nafas ke sisi kiri. Pada saat kayuhan tangan kiri kita sejajar dengan dada, akan timbul gaya angkat pada sisi kiri tubuh kita. Akibatnya, tubuh pun akan miring menghadap ke sisi kiri. Pada saat itulah kita mulai mengambil nafas. Dan kemiringan tubuh kita dengan sendirinya akan membantu wajah kita untuk bisa menyembul keatas permukaan air dengan mudah dan alami.
Pada saat wajah Anda kembali terbenam kedalam air, keluarkanlah udara dengan santai dari hidung Anda. Ini akan menimbulkan gelembung-gelembung air yang keluar dari hidung Anda.
4.    Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas.
Pengambilan nafas dilakukan ketika tangan kiri sedang diayunkan ke depan untuk masuk kembali ke dalam air, sedangkan tangan kanan akan naik ke permukaan air. Pada saat itulah, gerakkan kepala ke kanan untuk ambil nafas.
Begitu juga bila Anda lebih suka bernafas ke kiri, yaitu dilakukan ketika tangan kanan sedang diayunkan ke depan untuk masuk kembali ke dalam air dan tangan kiri akan naik ke permukaan air.
Ketika mengambil nafas, kepala jangan diangkat ke atas, melainkan hanya menoleh ke samping kanan (atau boleh juga ke kiri ...pilih salah satu yang menurut Anda lebih nyaman).
C.   Kesalahan-Kesalahan pada Renang Gaya Bebas 
1.     Wajah berada diatas air. Jika Anda melakukan hal ini, maka bagian bawah badan Anda akan cenderung untuk turun ke bawah, sehingga tahanan air akan membesar. Akibatnya, kecepatan Anda akan berkurang. Solusinya, benamkanlah wajah Anda kedalam air, dengan wajah menghadap ke bawah agak ke depan (membentuk sudut 45 derajat, menyerupai lampu senter yang sedang menyorot). Dengan wajah menghadap agak ke depan, Anda akan memiliki pandangan yang baik. Sebaliknya, jika wajah Anda menghadap tegak lurus ke dasar kolam, Anda akan berenang seperti kuda bendi yang mengenakan kacamata kuda.

2.    kepala terangkat dari permukaan air ketika mengambil nafas. Ini akan merusak keseimbangan dan irama Anda. Solusinya, cukup tolehkan kepala Anda ke samping, dengan satu telinga Anda tetap tercelup didalam air. Namun Anda jangan semata-mata menolehkan kepala Anda saja. Miringkanlah tubuh Anda, maka dengan sendirinya kepala Anda akan menoleh dan Anda bisa menghirup nafas dengan mudah dan leluasa.

3.    Lutut tertekuk ketika kedua kaki mengayun. Akibatnya, tubuh Anda tidak lagi streamline alias lurus sejajar permukaan air. Tahanan air pun akan membesar dan kecepatan Anda akan berkurang. Solusinya, ayunkan kaki mulai dari paha. Jangan tekuk lutut Anda. Fungsikan lutut hanya untuk menjaga kelenturan ayunan kaki Anda.

4.    kesalahan gerakan tangan. Perlu diketahui, gerakan tangan inilah sumber gaya dorong (propulsi) yang paling utama, bukan gerakan kaki Anda. Gerakan kaki, meski juga menimbulkan gaya dorong, pada dasarnya hanyalah untuk menjaga agar tubuh bagian bawah tidak jatuh kebawah, atau dengan kata lain tetap lurus dengan tubuh bagian atas, dan juga untuk menjaga keseimbangan tubuh selama berenang. Karena gerakan tangan adalah sumber utama propulsi, maka gerakan tangan yang benar akan menciptakan propulsi yang besar sehingga laju Anda akan semakin cepat. Mengayuh yang benar dilakukan sampai dengan tangan pengayuh mencapai paha kita. Adalah sebuah kesalahan jika tangan kita mengayuh hanya sampai sejajar dada kita. Jika ini terjadi, propulsi yang ditimbulkan pun tidak akan optimal.

5.    Tangan kita turun sesudah masuk kembali kedalam air (yakni pada fase ekstensi). Hal ini akan menghambat laju kita. Disamping itu, jika kesalahan ini kita lakukan bersamaan dengan mengambil nafas, maka wajah kita tidak akan bisa menyembul dari permukaan air dengan optimal sehingga kita menjadi kurang nyaman dalam mengambil nafas. Yang benar, begitu tangan Anda masuk kembali kedalam air, sorongkanlah lurus kedepan sejajar permukaan air, seolah-olah hendak meraih benda terapung yang terletak jauh di depan Anda. Inilah fase ekstensi yang benar.

    
2. GAYA PUNGGUNG
Renang gaya punggung adalah salah satu gaya renang yang memiliki posisi badan yang berbeda dari gaya renang yang lainnya. Hal ini karena dalam gaya punggung, posisi badan menghadap keatas.
Posisi yang mengarah keatas tersebut juga menjadi ciri penting dari gaya renang ini. Karena punggung yang berada di permukaan air, maka gaya renang ini dinamakan dengan nama gaya punggung.
Renang gaya punggung adalah kebalikan dari renang gaya bebas. Pada prinsipnya kedua gaya tersebut memiliki teknik yang mirip. Hal yang membuat kedua gaya ini terlihat paling berbeda adalah arah badan dari masing-masing gaya renang ini.
salah satu keunggulan dari renang gaya punggung ini adalah dalam hal pengambilan nafas yang tidak sesulit gaya yang lain. Oleh karena itu, biasanya renang gaya punggung sering disebut sebagai gaya renang yang paling mudah.
Dalam bahasa Inggris, renang gaya punggung ini disebut juga dengan istilah Back Crawl Stroke atau biasa disingkat dengan nama Back Stroke saja.
SEJARAH RENANG GAYA PUNGGUNG
Renang gaya punggung ini sudah dikenal sejak zaman kuno sama halnya seperti renang gaya bebas. Renang gaya punggung ini mulai dipertandingkan secara resmi pertama kali pada tahun 1900 di Olimpiade Paris.
Popularitas dari gaya punggung ini mulai menanjak sekitaran tahun 1912. Pada masa itu, pertandingan renang dibagi menjadi 3 nomor. Nomor tersebut adalah nomor gaya bebas, gaya punggung dan gaya dada.
Salah satu orang yang memperkenalkan gaya renang ini adalah Adolf Kiefer. Ia adalah seorang mantan perenang kompetisi Amerika, juara Olimpiade, dan mantan pemegang rekor dunia, innovator, dan penemu hal-hal yang berkaitan dengan olahraga air.
Pada tahun 1934, ia memperbaiki teknik yang ada pada olahraga renang. Dengan perbaikan tersebut, gerakan akan menjadi efektif dan kecepatan menjadi lebih optimal.
TEKNIK RENANG GAYA PUNGGUNG
Dalam mempelajari teknik renang ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Secara singkat, berikut langkah-langkah yang perlu dipelajari:
  • Posisi badan, mengarah keatas dan berada di permukaan air.
  • Gerakan lengan, kedua lengan bergerak secara bergantian sesuai irama.
  • Gerakan kaki, kedua kaki digerakkan dan dihentakkan secara bergantian.
  • Pernapasan, dilakukan ketika salah satu lengan dalam kondisi istirahat.
  • Koordinasi antar gerakan yang harmonis.
Berikut penjelasan lengkapnya cara bagaimana melakukan teknik gaya punggung yang benar, menurut standar professional.
Posisi Badan
Untuk posisi badan, gaya punggung ini sangat sulit dilakukan bagi perenang pemula. Namun, keunggulannya ada pada pengambilan nafas yang mudah. Hal ini karena wajah akan selalu berada diatas air, mengingat posisi badan yang terlentang menghadap keatas.
Teknik Awal Permulaan Start Ketika Meluncur
Hal pertama yang akan kita bahas di materi renang satu ini adalah teknik meluncur pada permulaan start pada gaya punggung ini. Berikut cara meluncur yang benar menurut para atlet renang.
  • Pegang tepi kolam dengan kedua tangan. Jarak antar kedua tangan adalah selebar bahu.
  • Tekuk kedua kaki hingga lutut berada diantara kedua lengan. Kemudian tempelkan kaki pada dinding kolam.
  • Setelah persiapan selesai, lepas kedua tangan dengan kepala lurus ke belakang. Lalu dorong telapak kaki yang berada pada dinding sehingga memberikan pantulan kencang pada saat meluncur di awal.
  • Setelah melakukan dorongan, usahakan wajah tetap berada di permukaan air dan posisi tetap terlentang. Kemudian, kedua lengan letakkan pada sisi kanan dan kiri tubuh.
  • Lakukan latihan ini berkali-kali, agar permulaan startkalian baik. Permulaan yang baik akan memberikan dorongan yang semakin lancar setelahnya.
Bentuk Posisi Badan Saat Meluncur
  • Tahap persiapan, usahakan badan dalam kondisi mengapung dan terlentang mengarah keatas. Adapun tangan, berada di samping badan. Kemudian tarik lengan untuk menyusuri bagian samping tubuh. Lalu, menyentuh bahu bagian atas dan putarlah pergelangan tangan keluar.
  • Tahap pelaksanaan, rentangkan legan keatas menjauhi badan. Kemudian luruskan lengan dengan ketinggian setara bahu.
  • Tahap lanjutan, posisikan kedua lengan menempel dengan badan dengan rileks dan merasakan luncuran yang tengah terjadi. Jika belum mampu, peganglah pelampung pada kedua tangan kalian.
Gerakan Kaki
Gerakkan untuk kaki pada gaya punggung tak berbeda dengan gaya bebas. Yang membedakan diantara keduanya hanya posisi badan yang mengharuskan terlentang pada gaya punggung. Lakukan latihan gerakan kaki ini dalam kondisi tubuh tetap telentang.
Teknik Gerakan Kaki Ketika Berenang
  • Perenang berada didalam air dan berdiri di tepi kolam dengan dada merapat pada dinding. Kemudian kedua lengan ditekuk dan mengarah keatas agar dapat memegang tepi kolam.
  • Lalu, ketika ada aba-aba “Siap!”, para perenang menempelkan kedua kaki pada dinding kolam.
  • Kemudian, ketika sudah ada aba-aba “Ya!”, para perenang mulai mendorong tubuhnya dengan bantuan dinding kolam, lalu dilanjutkan dengan menggerakkan kedua kaki bergantian kebawah dan keatas.
  • Pada gerakkan kaki, ini bermula dari pangkal paha, kemudian lutut sedikit dibengkokkan dan berbarengan dengan kibasan telapak kaki pada air kolam. Usahakan gerakan kaki lemas dan tidak kaku.
Bentuk Latihan Pada Gerakan Kaki
Langkah pertama dalam melatih gerakan kaki ini, latihlah dengan menggerakkan kaki dalam posisi duduk. Lalu latih juga gerakan kaki ini dengan posisi kedua tangan merentang ke samping. Kemudian latih juga gerakan kaki ini dengan menggunakan papan seluncur. Terakhir, latihlah sembari memegang pinggir kolam dalam posisi terlentang.
Gerakan Lengan
Tiga Jenis Fase Pada Teknik Gerakan Lengan
  • Fase istirahat, gerakan ini dimulai dari tangan menuju permukaan air dengan ibu jari keluar terlebih dahulu. Lalu, tangan berada diatas bahu dengan posisi tegak dengan bahu. Kemudian tangan diputar keluar dan masuk ke permukaan air dengan diawali oleh jari kelingking. Proses ini harus dilakukan dalam keadaan rileks dan seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.
  • Fase menarik, fase ini dimulai ketika telapak tangan masuk dalam air beberapa inchi dan telapak tangan berada sejajar dengan luar bahu.
  • Fase mendorong, gerakan mendorong dimulai dari akhir tarikan, tangan mendorong kebelakang sekaligus kebawah dalam gerakan seperempat lingkaran.
Teknik Dasar Gerakan Lengan Gaya Punggung
  • Pada salah satu ujung kaki, kaitkan pada pegangan samping kolam. Lalu satu kaki lain bertumpu di dinding kolam sebagai penyangga badan.
  • Posisi badan terlentang, dan usahakan wajah berada di permukaan air. Kedua tangan berada di samping tubu  dan sejajar dengan bahu.
  • Ayunkan lengan bergantian secara lurus menuju permukaan air. Kemudian salah satu lengan akan memutar dari depan melewati bawah air dan lengan lainnya berada diatas permukaan air.
  • Setelah tangan masuk dalam air, posisi ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong lengan yang lainnya keluar permukaan air. Ketika tangan berada di permukaan, tangan berada disamping badan.
  • Untuk mendapatkan hasil maksimal, rapatkan jari ketika sedang mengayunkan kedua lengan.
Cara Lain Pada Latihan Gerakan Lengan
  • Latihan menggerakkan lengan didarat tanpa bantuan apapun.
  • Latihan gerakan lengan dengan berdiri didalam kolam.
  • Berlatih gerakan kolam dengan menggunakan pelampung pada perut.
Gerakan Pengambilan Nafas
Proses pengambilan nafas pada gaya punggung adalah hal yang paling mudah. Hal ini karena wajah berada diatas permukaan air. Proses pengambilan nafas dilakukan ketika salah satu lengan beristirahat dan lengan satunya mengayun.
Koordinasi Gerakan Renang
Latihlah teknik gaya punggung ini secara bertahap. Setelah semua teknik diatas dapat dilakukan dengan baik, latihlah koordinasi semua teknik tersebut, agar mendapatkan gerakan yang sempurna dan ideal.
2.   Tangan kanan dan kiri bergerak terus secara bergantian (tanpa jeda/istirahat).
3.   Posisi telapak tangan agak menghadap ke luar ketika akan menyentuh permukaan air. Jadi seolah-olah ujung ibu jari tangan yang menyentuh permukaan air lebih dulu.
4.   Ketika kepala menoleh ke kanan (atau ke kiri) untuk mengambil nafas, kemudian langsung secepatnya gerakkan kembali kepala ke dalam air. Jangan menunggu gerakan tangan kanan (tangan kiri) selesai.

   Agar gaya bebas ini bisa lebih cepat dan gerakannya lebih stabil, pengambilan nafas dilakukan setelah 2 - 3 set gerakan tangan. Jadi jangan sekali gerakan tangan langsung mengambil nafas.

3.GAYA KUPU-KUPU
Renang gaya kupu-kupu merupakan sejenis dengan gerakan dolphin karena gaya kupu-kupu ini menggunakan gerakan tungkai yang menirukan lecutan ekor ikan lumba-lumba.
Olahraga ini juga salah satu gaya berenang yang membentuk posisi dada menghadap ke permukaan air maka gerakan ini di sebut juga sebagai gerakan tungkai.
Renang gaya kupu-kupu dalam melakukan nya secara renang gaya kupu-kupu yaitu :
Kedua bagian belahan tangan secara bersamaan dilentangkan ke bawah dengan gerakkan ke arah depan
Sementara bagaian belahan kaki secara bersamaan menendang ke bawah atau kebelakang seperti gerakan ikan lumba-lumba
Teknik Renang Gaya Kupu Kupu
Berenang dengan gaya kupu-kupu sangat diperlukaan kekuatan yang besar dan konsentrasi supaya medapatkan gerakan yang baik sehingga harus mengetaui beberapat teknik renang ini.
Berikut beberapa langkah teknik untuk melakukan renang gaya kupu-kupu adalah sebagai berikut :
1. Teknik Gerakan Kaki
Teknik Gerakan Kaki merupakan teknik yang awal dan harus dipersiapkan untuk melakukan olahraga ini maka terdapat empat macam teknik gerakan kaki ini diantaranya :
Pinggang haru diturunkan ke arah bawah dan kaki bergerak ke belakang untuk melakukan cambukan
Memanfaatkan gerakan dengan pergelangan kaki dan punggung sehingga dapat menekan air ke bawah secara cepat
Gerakan kaki ke atas permukaan air
Gerakkan kaki dan punggung harus terangkat ke atas saat bergerak ke bawah
2. Teknik Gerakan Lengan
Tahapan gerakan lengan merupakan teknik yang kedua dan harus di kuasai bagi peserta renang maka terdapat empam macam gerakan lengan ini diantara nya adalah :
Entry: Aadalah gerakan yang melawati daerah samping ke dalam air dan lengan lurus pada posisi depan hingga jari-jari melebar dan lebih rendah dari siku
Mengayun ke luar: adalah gerakan ke luar secara yang berkesinambungan sehingga gerakan ini dapat di lakukan setelah kedua lengan dan bahu bersamaan mengarah ke bawah
Mengayun ke bawah: adalah gerakan dengan tangan ke arah bawah dari lingkaran jarak tempuh
Mengayun ke dalam: adalah gerakan bawah siku hingga masuk dalam lingkaran kecil ke bawah permukaan dasar air membentuk sudut 20 derajat
Recovery: Adalah gerakan yang di perlakukan secara rileks serta , pangkul lengan mengayun ke depan
3. Teknik Gerakan Mengambil Napas
Teknik mengambil napas hal ini juga sangat perlu di lakukan dalam renang maka terdapat empat macam teknik gerakan dengan mengambil napas adalah :
Lakukan gerakan dengan mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu dengan kepala diangkat ke arah dapan membentuk 20 derajat
Lakukan gerakan dengan mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu posisi kepala diangkat ke arah samping kanan membentuk 45 derajat
Lakukan gerakan dengan mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu posisi kepala diangkat ke arah samping kiri membentuk 45 derajat dengan cepat
Udara dihirup dengan melakukan gerakan dengan mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu posisi kepala diangkat ke arah atas membentuk 45 derajat dengan secara bersamaan.
Baca Juga: Senam Lantai
Manfaat Renang Gaya Kupu Kupu Bagi Tubuh
Olahraga renang ini dapat menghasilkan manfaat yang sangat baik bagi tubuh sehingga hal ini sangat bagus untuk di lakukan mengisi aktifitas yang luang.
Berikut empat manfaat yang terdapat pada renang gaya kupu kupu adalah sebagai berikut :
Melatih Otot Lengan – Manfaat yang terdapat dengan melakukan renang gaya kupu kupu adalah dapat melatih otot-otot lengan karena gerakan koordinasi bagaian lengan dan kaki sehingga terdorong dan membantu melatih otot lengan.
Melatih Otot Kaki – Manfaat yang terdapat dengan melakukan renang gaya kupu kupu adalah dapat juga membentuk otot-otot pada bagian kaki karena gerakan menggunakan koordinasi kaki yang sangat kuat sehingga dan mendorong membantu melatih otot kaki.
Membentuk Postur Tubuh – Manfaat yang terdapat dalam melakukan renang gaya kupu kupu adalah dapat melatih otot dada serta otot pada bagian bahu karena pendorong akan pembentukan postur tubuh yang ideal.
Menurunkan Berat Badan – Manfaat yang terdapat lagi melakukan renang gaya kupu kupu adalah dapat membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan hingga membantu pembentukan otot pada bagian perut
Sejarah Renang Gaya Kupu Kupu
Menurut sejarah olahraga ini didirikan pada tahun 1933 oleh seseorang yang ahli di bidang olahraga disebuah negara Amerika pada ajang perlombaan renang Central YMCA.
Dengan berkembang nya zaman telah masuk dalam Olimpiade pada tahun 1938 yang mewakili Amerika Serikat dan diskualifikasi kan dengan menyebut gaya itu sebagai sebutan “Kupu Kupu”.
Nah Itulah sobat yang dapat kami sampaikan tentang renang gaya kupu-kupu yang disertai cara dan tekniknya, semoga dengan adanya artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kita semua.

4.GAYA  DADA

Renang gaya dada Merupakan bentuk salah satu cabang olahraga dan gaya yang mudah untuk dilakukan bagi setiap para atlit olahraga renang sehingga jika dilakukan dengan benar maka hal tersebut akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Seperti yang sudah di terangkan pada awal kalimat renang gaya dada dapat disebut juga sebagai renang gaya katak karena renang ini dapat di pelajari oleh banyak orang pada waktu libur kegiatan bekerja untuk menghilangkan rasa lelah pada tubuh.
Renang gaya dada yang pertama kali dipelajari oleh kebanyakan orang pada waktu mereka mulai belajar berenang sehingga hal ini disebabkan kesamaan pada gerakan tungkai.
Baca Juga: Olahraga Air
Teknik Renang Gaya Dada
Didalam sebuah bidang olahraga terkadang banyak sekali dari bberbagai gaya dan teknik yang berbe-dabeda karena rangan dangan menggunakan gaya dada ini sangat lah umum di kenal.
Berikut beberapa jenis teknik ranag adalah :
A. Teknik Gerakan Kaki
Teknik melatih gerakan kaki gaya ini sangat penting di lakukan setiap anggota pemain olahraga renang karena dengan gerakan kaki yang benar akan dapat menambah kecepatan saat berenang.
Diantara beberapa cara dalam gerakan kaki saat berenang adalah :
Pertama kali yang harus di perhatikan setelah meluncur keadaan posisi badan harus terlungkup yang sejajar dengan air kolam
Langkah kan kedua kaki secara bersamaan ke arah samping kemudian kedua kaki tersebut diluruskan seperti posisi kaki katak saat berenang
Lakukan lecutan yang sempurna lalu lakukan gerakan menutup
Lakukan gerakan santai agar dapat melakukannya dengan kemudian lakukan berulang sampai benar
Baca Juga : Gaya Lompat Tinggi
B. Teknik Mengambil Nafas
Dalam latihan berenang hal yang harus diperhatikan adalah pernapasan ketika melakukan renang gaya dada ini ketika kedua tangan di tarik ke bagian samping lalu lakukan secepat mungkin untuk mengambil nafas yang benar kemudian keluarkan secara perlahan di dalam air
C. Teknik Gerakan Meluncur
Salah satu teknik dalam olahraga berenang ini adalah teknik meluncur karena dengan melakukan luncuran yang sempurna dan bisa bergerak lebih Cepat maka awalan saat renang harus mengeluarkan energi yang ekstra.
Diantara beberapa cara yang digunakan untuk meluncur dengan benar adalah :
Berdiri di pinggir kolam satu kaki menempel di dinding kemudian berdiri menopang tubuh.
Posisikan badan sejajar dengan permukaan air
Lakukan lompatan memulai luncuran untuk mendorong badan dengan mengarahkan ke depan
Setelah masuk ke dalam air posisi badan lurus ke depan sampai dapat melakukan luncuran sejauh mungkin
Jaga keseimbangan di dalam air dan lanjutkan dengan gerakan kaki dan tangan
Karena teknik luncuran ini merupakan salah satu faktor yang bisa membuat perenang menjadi pemenang
D. Teknik Gerakan Tangan
teknik latihan dengan menggunakan gerakan tangan saat renang gaya dada dapat juga di lakukan dengan sebuah gerakan tangan karena gerakan tangan ini adalah salah satu faktor untuk lebih cepat bisa sampi ketempat finis.
Dantara beberapa gerakan tangan tersebut dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini :
Kedua kaki harus diletakkan di dinding kolam pada permukaan air
Kedua tangan diluruskan dengan posisi kepala lurus keluar dari permukaan air
Kedua tangan harus ditarik bersama-sama ke arah bagian dada bawah lalu telapak tangan mengayuh air
Pada gerakan tangan lakukan dengan bantuan papan peluncur
Manfaat Renang Gaya Dada
Berenang memang salah satu cabang olahraga yang sangat asyik sehingga banyak sekali masyarakat yang senang dengan melakukan olahraga tersebut, dengan demikian tentunya olahraga ini memiliki manfaat yang baik untuk kehidupan manusia.
Diantara beberapa manfaat tersebut adalah:
1. Menguatkan tulang dan otot
Renang membuat tulang dan otot-otot seluruh tubuh menjadi lebih rileks dari kepala sampai kaki bahkan sampai keseluruh tubuh, berenang dapat menguatkan kekuatan otot sehingga menambah stamina massa otot di usia muda
2. Efektif bakar lemak
olahraga yang baik dan benar maka manfaat yang akan di dapatkan salah satunya untuk membakar kalori hingga 60 kalori bahkan otot perut akan terlihat indah,
Pembakaran lemak terjadi setelah 20 menit melakukan renang sehingga pada awal mulai membakar karbohidrat cadangan dan setelahnya baru membakar lemak yang terdapat pada tubuh. dengan demikian otomatis jumlah kalori yang terbakar akan lebih banyak
3. Menjaga Kadar Kolesterol
olahraga yang baik dan benar saat melakukan olahraga 15 sampai dengan 30menit maka kolesterol dalam tubuh biasanya dengan mudah akan menghilang karena hasil yang didapatkan mengandung lemak dalam darah menjadi meningkat dan menyebabkan kolesterol yang berlebihan
4. Menghilangkan Stres
Selain dapat mencegah kolesterol dalam olahraga renang juga bisa menghilangkan beberapa penyakit dan bisa juga menghilangkan stres namun ada juga mampu menghilangkan berbagai macam penyakit.
5. Cegah risiko penyakit kronis
Rutin berenang akan meningkatkan daya tahan tubuh bahkan mampu meningkatkan kekebalan dari penyakit dan dapat fungsi untuk melancarkan aliran dara pada jantung bahkan bisa juga mencegah penyakit sruke.
Sejarah Renang
Renang gaya dada memang sudah populer pada tahun 1875 setelah mampu mencatatkan sebagai olahraga dalam berenang dan dapat menyeberangi sungai dan lautan, dan pada tahun 1904 olahraga ini sudah menjadi Olimpiade yang mempertandingkan jenis olahraga dalam tingkat dunia.
sehingga sampailah sekarang ini jenis olah raga ini sedah sampai keseluruh wilayah di indonesia bahkan sampai ke penjuru dunia hampir semua menyukai olah raga renang.
Demikian yang dapat kami sampaikan dalam artikel kali ini mengenai olah raga renang gaya dada, semoga mermanfaat dan menambah wawasan kita semua tentang dunia olah raga. Terima Kasih
ru

Komentar